Ende suaranusabunga.com – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli mendatang, Polres Ende Polda NTT menggelar aksi kemanusiaan serentak di tiga panti asuhan di wilayah Kota Ende, Senin (15/6/2026) pagi.
Tiga titik yang menjadi sasaran penyaluran bantuan sosial (bansos) kali ini adalah Panti Asuhan Bhakti Luhur Alma, Panti Asuhan Naungan Kasih St. Elisabeth, dan Panti Anak Berkebutuhan Khusus Wua Mesu Ndona.
Mewakili Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, Kabag SDM Polres Ende Kompol Agustinus Liat Bura memimpin langsung jalannya kegiatan.
Turut hadir mendampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) serta Ketua dan pengurus Bhayangkari Cabang Ende.
Adapun bantuan yang diserahkan berupa paket kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, telur, mi instan, hingga perlengkapan sekolah dan kebutuhan harian MCK untuk mendukung operasional panti sehari-hari.
Dalam momen penuh kehangatan tersebut, Kompol Agustinus Liat Bura mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan wujud rasa syukur dan tali kasih dari keluarga besar Polres Ende kepada anak-anak panti.
”Kelihatan sedikit sederhana, tapi mudah-mudahan bisa mengurangi beban panti untuk membantu anak-anak kita di sini. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan berkat. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban operasional pengurus serta memberikan motivasi dan keceriaan bagi anak-anak,” ungkap Kompol Agustinus dengan penuh empati.
Pimpinan Panti Asuhan Bhakti Luhur Ende, Br. Oferus Kehi, ALMA, menyampaikan terima kasih mendalam atas kepedulian Kapolres Ende beserta jajaran.
“Harapan kami, mari kita sama-sama mendukung anak-anak panti. Mereka juga sama seperti kita, punya hak yang sama agar ke depan cita-cita mereka bisa tercapai,” katanya
Kepala Panti Asuhan Naungan Kasih St. Elisabeth, Suster Innosensi, CIJ mengatakan bahwa seluruh anak asuh dan pengurus panti akan selalu menyelipkan doa dalam setiap langkah tugas kepolisian.
”Kami hanya bisa mendoakan, semoga bapak-bapak dalam melaksanakan tugas dan pengabdian di Kabupaten Ende ini senantiasa dibimbing dan dituntun oleh Tuhan. Selamat bertugas, salam dan doa kami,” ucap Suster Innosensi.
Aksi sosial serentak ini tidak hanya sekadar membagikan bantuan materi, namun menjadi simbol kuatnya sinergi dan harmonisasi antara aparat penegak hukum dan tokoh lintas agama di Kabupaten Ende dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan. (Ded)
Saat ini belum ada komentar