Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pokja Masyarakat Adat Dibentuk, Tugas Pokok Identifikasi Persoalan dan Advokasi Masyarakat Adat

Pokja Masyarakat Adat Dibentuk, Tugas Pokok Identifikasi Persoalan dan Advokasi Masyarakat Adat

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 19 Apr 2018
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ende Suaranusabunga.com – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Nusa Bunga resmi membentuk Kelompok Kerja ( POKJA) Masyarakat Adat Nusantara di Ende 18/4.
Kedepan tugas Pokok Pokja Aliansi Masyarakat tersebut bertugas melakukan Identifikasi Persoalan Masyarakat adat sekaligus mengadvokasi sehingga Hak-hak Masyarakat adat yang selama ini di kebiri oleh kepentingan dan regulasi yang tidak Pro Masyarakat Adat bisa di kembalikan.
Ketua AMAN Nusa Bunga Philipus saat rapat pembentukan Pokja Aliansi Masyarakat Adat mengatakan  saat ini diskusi terkait Perda,Peraturan Bupati (Perbub)  tentang pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat dianggap penting karena problem Masyarakat adat di Negara saat ini masih banyak yang belum diselesaikan.
Banyak regulasi yang tidak pro Masyarakat adat sehingga perlu ada aturan yang mampu memberikan perlindungan terhadap masyarakat adat.
Lanjut Philipus Kami,AMAN Nusa Bunga akan terus berjuang agar di semua Wilayah Kabupaten di Flores dan Lembata memiliki Perda Masyakat Adat sehingga hak-haknya bisa terlindungi.
AMAN Nusa Bunga juga mendesak DPR RI dan Pemerintahan Jokowi segera mengesahkan RUU SATGAS Masyarakat Adat.
Lanjut Pilipus Kami sampai saat ini baru Kabupaten Ende yang berani berinisiatif dalam membentuk peraturan daerah yang melindungi dan mengakui keberadaan masyarakat adat. Dan dalam prosesnya kurang lebih dua setengah tahun Perda ini ditetapkanmenjadi  sebuah Perda oleh DPRD Ende.
Edaran Mentri No 52 Jelas mengisyaratkan agar Pemda segera membuat Perda sebagai Landasan untuk memprrjuangkan Hak Masyarakat Adat.
Sementara Sinung Karto dari PB AMAN mengatakan adanya kebijakan-kebijakan Negara terutama sejak Orde Baru berkuasa dengan prioritas utama pada pembangunan industri-industri berbasis sumberdaya alam (HPH, HGU, HTI, KK) hal ini menyebabkan masyarakat adat kehilangan hak sekaligus akses atas Sumberdaya alamnya.
Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dengan orientasi pertumbuhan ekonomi dan modernisasi menjadi salah satu faktor, terpinggirkannya hak-hak masyarakat adat.
Sebagai contoh Kata Sinung, Hutan sebagai sumber penghidupan Masyarakat Adat secara turun temurun telah dikelola oleh masyarakat adat secara arif, Kebijakan Pemerintah yang mengeluarkan izin-izin hak pengelolaan hutan kepada swasta telah mengakibatkan penebangan hutan tanpa perencanaan matang dan tanpa memikirkan dampaknya untuk generasi berikutnya. Masyarakat adat dengan berbagai keterbatasannya tersingkir dari hutan dan hal ini menyebabkan menurunnya tingkat kesejahteraan mereka” tuturnya.
Menyinggung soal Perda PPHMA no 2 tahun 2017 Kabupaten Ende  dan lebih dari 40 Daerah lain perlu adanya sebuah evaluasi, implementasi perda, kendala-kendala perlu di perjelas.
Tujuan di bentuknya Pokja Masyarakat Adat adalah  untuk menggerakkan berbagai pihak yang terkait langsung maupun tidak langsung dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan Hak-hak  Masyarakat Adat di Daerah.
Sementara Sri Murni perwakilan Akademisi dari Universitas Flores mengatakan ada tiga unsur penting dalam sebuah komunitas adat adalah  disana ada masyarakat, ada wilayah dan juga ada penguasa.
Berbicara tentang wilayah dan hak-hak masyarakat adat sejauh ini Negara masih mengambil alih Hak masyarakat adat dan regulasi yang mengaturnyapun banyak tumpang tindih” tegas Sri.

 Oni Rega Anggota DPRD Ende mengatakan  Perda no. 2 tahun 2017 perlu di diskusikan secara baik agar di kemudian hari tidak terjadi konflik di masyarakat adat.
Selaku Koordinator Pokja Masyarakat Adat dirinya berharap dukungan dari semua pihak yang hadir untuk bersama-sama melakukan Pra identifikasi terkait dengan keberadaan masyarakat adat dan persoalan yang saat ini terjadi di Masyarakat Adat.
Adapun Struktur Kepengurusan Pokja Masyarakat Adat Kabupaten Ende Ketua Oni Rega,Sekretaris Oskar Vigator dan Anggota dari Unsur DPRD Ende Alexander  Sidi,Pemda Kabag Hukum,Dinas BPMD ,Akademisi, LSM, dan Media.( dedi wolo)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasaraharja Ende Hadir Di Prosesi Semana Santa,Bentuk Komitmen Berikan Asuransi Perlindungan Bagi Peziarah

    Jasaraharja Ende Hadir Di Prosesi Semana Santa,Bentuk Komitmen Berikan Asuransi Perlindungan Bagi Peziarah

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Ende suaranusabunga.com– PT Jasa Raharja Perwakilan Ende turut aktif pada Prosesi Laut Semana Santa, yang merupakan rangkaian kegiatan Perayaan Paskah 2024. Kehadiran Jasa Raharja pada Kamis (28/3/2024) tersebut, dalam rangka memberikan perlindungan dasar penumpang kapal, baik yang turut mengikuti prosesi laut menuju ke Wureh pada Kamis (28/3/2024), maupun  kegiatan puncak Jumat Agung dalam prosesi laut […]

  • Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke 77,Polres Ende Gelar Lomba Menyanyi Reskrim Idol

    Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke 77,Polres Ende Gelar Lomba Menyanyi Reskrim Idol

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

      Ende suaranusabunga.com – Polres Ende dibawah kepemimpinan Kapolres Ende AKBP Andre Librian Sik terus berinovasi dan menjalin silaturahmi merajut kebersamaan baik di Internal Polres antara Anggota dan Pejabat Utama (PJU) maupun Mitra Kerja khususnya Wartawan yang bertugas di Kabupaten Ende. Tidak tanggung-tanggung dalam rangka HUT Bhayangkara Ke 77, Polres Ende menggelar Lomba Menyanyi Solo […]

  • Longsor : Babinsa Bersama Warga Bersihkan Jalan

    Longsor : Babinsa Bersama Warga Bersihkan Jalan

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2018
    • account_circle admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Ende snb.com – Akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ende dan sekitarnya selama sepekan terakir menyebabkan beberapa ruas jalan Longsor. Kamis 6/12 sekitar pukul 3.45 jalur jalan Negara jurusan Ende- Nangapanda tepatnya di Km 6 Desa Borokanda, Kecamatan Ende Utara terjadi longsoran yang menyebabkan badan jalan tertutup dan  lalulintas terhambat. Sekitar pukul 6.30 Wita dua orang Anggota […]

  • Ada Apa Polisi dan Brimob harus Intimidasi Warga hanya untuk Amankan Tim Survei Bangunan Waduk Lambo.

    Ada Apa Polisi dan Brimob harus Intimidasi Warga hanya untuk Amankan Tim Survei Bangunan Waduk Lambo.

    • calendar_month Sabtu, 21 Apr 2018
    • account_circle admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Nagekeo suaranusabunga.com- Teganya  Anggota Brimob subden 3 Ende dan anggota Polres Ngada mengintimidasi warga Desa Rendu Butowe Kecamatan Aesesa Selatan  hanya untuk mengamankan Tim Survei  masuk ke lokasi Pembangunan Waduk Lambo. Polisi sesungguhnya adalah pengayom dan pelindung Masyarakat bukan malah menakuti masyarakat di desa yang sedang berjuang mempertahankan Hak Ahli Warisnya. Ketua Forum Penolakan Pembangan […]

  • Hari Terakhir, Kapolsek Nangapanda Dan Jajaran Salurkan 70 Karung Beras Bantuan Kemanusiaan Dari Kapolri Di Dua Desa

    Hari Terakhir, Kapolsek Nangapanda Dan Jajaran Salurkan 70 Karung Beras Bantuan Kemanusiaan Dari Kapolri Di Dua Desa

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Ende suaranusabunga.com- Hingga Senin 3/4/2023 Bantuan Beras  Kemanusiaan Kepala Kepolisian Republik Indonesia ( Kapolri) sebanyak  Dua Ton ( 2 Ton) yang di kemas dalam Karung 5 Kg sehingga Total sebanyak 400 Karung telah habis di Distribusikan oleh Kapolsek Nangapanda IPTU Anselmus Leza SH dan Jajaran. Bantuan Beras Kemanusiaan tersebut di peruntukan Bagi Warga tidak mampu […]

  • Amankan Natal, Banser NTT Kerahkan 500 Personil

    Amankan Natal, Banser NTT Kerahkan 500 Personil

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Ende suaranusabunga.com – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Nusa Tenggara Timur ( NTT) Menggerahkan Sekitar 500 Personil Barisan Ansor Serba Guna (Banser) untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru di Seluruh Wilayah NTT. Demikian di sampaikan Ketua PW Ansor NTT Ajhar Jowe S.sos kepada media ini Minggu 22/12. Di jelaskan Adjhar para Personil Banser yang dikerahkan […]

expand_less