PMKRI Cabang  Ende ST.Yohanes  Don Bosco Gelar Mabim Di Ikuti 182 Peserta 

Ende Suaranusabunga.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI ) Cabang Ende Santo Yohanes Don Bosco Jumad 21/6 melakukan kegiatan Masa Bimbingan calon Anggota Baru setelah melalui proses masa penerimaan Anggota baru ( MPAB ) di ikuti 182 Peserta.
Ketua panitia Mabim Denis Agang  mengatakan Kegiatan mabim di laksanakan selama 3 hari imulai dari tanggal 21- 23 Juni 2019 dan harus di ikuti oleh calon anggota baru hingga selesai dan akan dilantik menjadi anggota sah perhimpunan
Lanjut Denis , Mabim  merupakan pendidikan formal berjenjang  dan merupakan tahapan yang harus di ikuti oleh calon anggota untuk menjadi Anggota Aktif PMKRI
Ketua PMKRI Cabang Ende Santo Yohanes Don Bosco Firmus Rigo dalam sambutan  mengatakan di Era Globalisasi ini kaum muda sering terjebak dengan hal-hal yang merusak dirinya ,namun muda lebih senang menghabiskan waktu demi kesenangan sesaat yang merusak masa depannya.
 Di katakan  Figo Mambim adalah salah satu tahapan yang harus di ikuti oleh calon anggota PMKRI setelah mengikuti Kegiatan MPAB.
Pendidikan formal berjenjang yang di maksud adalah setelah Calon Anggota Baru melalui Masa penerimaan Anggota Baru ( MPAB),Masa bimbingan ( Mabim ) maka selanjutnya Peserta wajib melakukan  Latihan kepemimpinan Kader ( LKK) Itu wajib di ikuti semua kader PMKRI.
Dirinya mengajak para peserta mabim agar betul-betul mengikuti rangkaian materi – materi penting agar ada manfaat untuk pengembangan diri masing-masing masing anggota nantinya dan bisa implementasikan di tengah – tengah masyarakat
Yohanes Paulus Lendes yang mewakili Senior Alumni mengatakan saat ini ada tantangan yang cukup kuat dengan perkembangan jaman jadi kaum muda harus butuh belajar ekstra agar bisa mendapatkan nilai lebih dan bisa aplikasi di tengah – tengah masyarakat
Dirinya menambahkan Akitif di kampus dan juga aktif di PMKRI sehingga bisa mengembangkan ekspresi agar kaum muda bisa berkembang secara baik
Sebagai Senior Alumni dirinya mengharapkan agar 182 calon peserta ini merupakan mengikuti pendidikan formal berjenjang sampai selesai dan mengikuti rangkaian proses di PMKRI  secara matang sehingga bisa bermanfaat nantinya.(dedi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *