13 Hari Operasi E-Tilang,  700 Kendaraan Terjaring, Begini Pesan Kasat Lantas Untuk Pengendara

Ende Suaranusabunga.com- Setelah 13 Hari melakukan Operasi Patuh Terpusat E-Tilang tahun  2019, sebanyak 700 Kendaraan di Jaring dan Di Tilang Oleh Kesatuan Lalu Lintas Polres Ende.
Operasi E-Tilang yang di lakukan terpusat seluruh indonesia tersebut di lakukan pagi, Sore, maupun malam Hari sejak tanggal 29 Agustus sampai 11 September 2019.
Kasat Lantas Polres Ende IPTU Febrian Eko Putra Sik kepada wartawan di ruang kerjanya selasa 10/9 menjelaskan dalam Operasi E-Tilang juga melibatkan SUB DENPOM Ende dan Provos Polres Ende.
Dari 700 Kendaraan yang terjaring selama 13 Hari di lakukan Operasi kesalahan terbanyak yang di temukan karena Pengendara tidak menggunakan Helm sekitar 70 %.
Di katakan Febrian setelah operasi patuh E-Tilang pihaknya juga akan tetap melakukan Operasi secara Rutin untuk bisa menekan Angka Kecelakaan maupun meningkatkan Kesadaran bagi para Pengendara di kabupaten Ende agar sebelum berkendaraan terlebih dahulu memastikan Kelengkapan Kendaraannya.
Kelengkapan Kendaraan yang di maksud antara lain SIM,Plat No Kendaraan, STNK, Kaca Spion maupun surat-surat lainnya tegas Febrian.
Dirinya juga menghimbau kepada orang tua supaya tidak mengijinkan Anak-anak untuk membawa kendaraan jika belum memiliki SIM karena jika belum punya SIM maka belum layak berkendara di Jalan Raya.
Selain melakukan Operasi E-Tilang kepada Masyarakat dalam waktu dekat juga di rencanakan untuk di lakukan Tilang terhadap Anggota kata Febrian.
Pihaknya berharap semua Masyarakat untuk patuh pada peraturan Lalulintas yang berlaku. (Dedi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *