Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Kelompok Binaan Di Desa Wologai Tengah Sampaikan Terimakasih Bank NTT Berkat Dampingan Bank NTT Harga Kopi Jadi Mahal

Kelompok Binaan Di Desa Wologai Tengah Sampaikan Terimakasih Bank NTT Berkat Dampingan Bank NTT Harga Kopi Jadi Mahal

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
  • visibility 28
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ende suaranusabunga.com – Desa Wologai Tengah Kecamatan Detusoko adalah salah satu Desa Binaan Bank NTT.
Saat ini Ada tiga kelompok Binaan Bank NTT dibawah naungan Bundes Kita Desa Wologai.
Sekretaris Kelompok Binaan Bank NTT Maro Kopi Yuliana Rosario kepada media ini mengatakan pihaknya sangat merasakan perubahan pendapatan yang luar biasa setelah di dampingi oleh Bank NTT.
Sebelumnya kata Rosario sebagai Petani Kopi mereka hanya menjual Kopi Buah dengan Harga 25 ribu per Kilogram tetapi saat ini dengan adanya Pendampingan dari Bank NTT Harga Kopi Per Kilogram bisa mencapai Ratusan Ribu.
Bank NTT bukan hanya mensuport Kelompoknya dengan Dana tetapi memberikan Pelatihan tentang cara Pengolahan Kopi.
Saat ini kami tidak lagi menjual Kopi Biji tetapi Kopi yang siap di Hidangkan dan siap di Nikmati para Pencinta Kopi dengan Harga Bervariasi mulai dari 20 Ribu sampai 40 Ribu.
” Bank NTT luar biasa Pak sangat membantu kami Petani, dengan Pendampingan Bank NTT kami Petani Kopi merasa di Hargai” ungkap Rosario
Sementara Direktur Dana Dan Treasury Bank NTT Yohanis Landu Umbu Praing mengatakan ketika Masyarakat sudah mengalami Peningkatan Pendapatan yang berdampak pada Perubahan Ekonomi disitulah target yang di harapkan bersama.
Bank NTT kedepan akan terus memberikan Pendampingan dengan harapan kerjasama semua Pihak baik Pemerintah Kabupaten Ende, Komunitas Bisnis, Akademisi maupun Media yang memiliki peran cukup penting dalam mempromosikan.
Dirinya juga berharap Jangan hanya di Hilir atau hasilnya yang kita jaga tetapi bagaimana kita juga menjaga di Hulu ( Petani) sehingga Produktivitas Kopi tetap ada yang apa yang di cita-citakan bersama dapat tercapai.( Dediwolo)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less