Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Bisnis Perikanan Gurita Menjanjikan, Yayasan Tananua Flores Gandeng Yayasan Pesisir Lestari Dampingi Nelayan Arubara Berikan Edukasi Soal Pentingnya Menjaga Ekosistem Laut

Bisnis Perikanan Gurita Menjanjikan, Yayasan Tananua Flores Gandeng Yayasan Pesisir Lestari Dampingi Nelayan Arubara Berikan Edukasi Soal Pentingnya Menjaga Ekosistem Laut

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Ende suaranusabunga.com – Yayasan Tananua Flores Bekerjasama dengan Yayasan Pesisir Lestari sejak tahun 2019 mulai melakukan pendampingan dan memberikan Edukasi soal pentingnya menjaga Ekosistem Laut bagi kehidupan yang berkelanjutan  kepada Nelayan di Arubara Ende .

Direktur Yayasan Tananua Flores Bernadus Sambut  dalam Press release yang di terima media ini menjelaskan Proses pendampingan terhadap kelompok Nelayan Perikanan Gurita lahir karena melihat saat ini telah terjadi degradasi sumberdaya pesisir yang di sebabkan oleh perilaku Manusia yang kurang memahami bagaimana pentingnya menjaga ekosistem laut demi kelangsungan hidup secara berkelanjutan.

Akibat dari minimnya pengetahuan tersebut maka Manusia sering melakukan pemboman dan penebangan bakau yang tentu akan berpengaruh pada ekosistem laut itu sendiri.

Fokus dari kegiatan tersebut adalah memberikan edukasi dan penguatan lembaga Nelayan di wilayah Binaan terkhusus di Arubara.

 

” Kita berharap dengan adanya pendamping dari Yayasan Tananua bekerja sama dengan Yayasan Pesisir Lestari tersebut berdampak positif bagi Masyarakat di Arubara terutama peningkatan Ekonomi ” tegas Bernadus.

Untuk Arubara Saat ini pendampingan sudah di lakukan bagi 36 orang Nelayan di Arubara yang terorganisir dalam satu kelompok yaitu Kelompok Nelayan Gurita Arubara dan juga di desa Maunggora sebanyak 13 orang Nelayan.

Pendampingan sudah di lakukan Sejak tahun 2019 Yayasan Tananua Flores dan saat ini  terus mengambangkan wilayah pesisir pantai untuk di lakukan pendampingan antara lain Arubara, Maunggora,Maubasa, Maubasa Timur untuk Kabupaten Ende dan juga di beberapa Desa di Kabupaten Nagekeo antara lain Desa Tonggo, Padenura dan Desa Kotodirumali.

 

Program Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan perikanan adalah program baru di Yayasan Tananua Flores tetapi dengan pendampingan dari yayasan Pesisir Lestari dalam kemitraan Blue Ventures Yayasan Tananua Flores mulai melakukan beberapa tahan kegiatan antara lain Pendataan Perikanan Gurita dengan melibatkan Masyarakat setempat dan hasilnya bahwa Potensi Perikanan Gurita di wilayah pesisir Selatan Kabupaten Ende sangat menjanjikan.

Selain pendampingan Yayasan Tananua juga membawa serta Nelayan dari Arubara untuk melakukan Studi banding di Minahasa Utara.

Studi Banding soal Sistem Pengelolaan Perikanan Gurita juga bertujuan agar Masyarakat sebagai pelaku dapat merubah pola pikir tentang bagaimana cara menangkap Gurita dan menjaga kualitas Gurita sehingga mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia.

Saat ini sudah berpengaruh positif bagi masyarakat di Arubara yang mana mereka berhasil membentuk Kelompok LMMA.

Berkaitan dengan Pengelolaan perikanan Gurita juga di lakukan berbasis Masyarakat dengan menggunakan sistem buka tutup yang mana sejak tanggal 29 Juli 2021 lahan seluas 7.52 HA mulai di tutup untuk antifitas penangkapan Gurita dan nanti lokasi tersebut baru di buka pada bulan Oktober 2021.

Penutupan area penangkapan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan agar Gurita bisa tumbuh lebih besar dan bertelur  karena memang Gurita di Jual Per Kilogram sehingga jika Gurita lebih besar maka harga akan lebih Mahal dan kedepan untuk penangkapan di harapkan dengan menggunakan Alat tangkap yang Ramah Lingkungan.

Sementara Ketua Kelompok Nelayan Gurita Arubara Fudin Ali pada kesempatan itu menyampaikan keluhan terkait merosotnya harga Jual Gurita di pasaran sejak tahun 2020 yang mencapai Rp.15.000 ( Lima Belas Ribu Rupiah) per Kilogram.

Sebagai ketua kelompok dan juga pengepul Gurita dirinya mencoba memancing semangat dari Nelayan dengan menaikkan harga beli sebesar 30 ribu karena memang jika harga merosot makan Nelayan juga akan kehilangan semangat untuk mencari Gurita kata Fudin Ali.

Dirinya berharap kedepan agar pemerintah dapat membantu Modal usaha dan Sarana tangkap sehingga memancing semangat Nelayan untuk kembali mencari Gurita karena tanpa di sadari bisnis Gurita sangat menjanjikan bagi peningkatan Ekonomi Keluarga.

Hadir pada acara Press release terkait pendampingan dan kerja sama dari yayasan Tananua Flores dan Yayasan Pesisir Lestari Perwakilan dari Kantor Bappeda Ende, Lurah Tetandara dan Camat Ende Selatan.( Dedi Wolo)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyidik Polres Ende Diminta segera Tingkatkan Status Kasus Gratifikasi dan Tetapkan TSK

    Penyidik Polres Ende Diminta segera Tingkatkan Status Kasus Gratifikasi dan Tetapkan TSK

    • calendar_month Sabtu, 7 Apr 2018
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Ende snb.com- Putusan Pengadilan Negeri Ende  memerintahkan Penyidik Polres Ende untuk Melanjutkan Kasus Dugaan Gratifikasi yang melibatkan 7 orang Anggota DPRR Ende saat ini sudah Inkrah, sehingga tidak ada alasan bagi Penyidik Polres Ende Untuk bediam diri. Koordinator LBH Komnas PHD HAM Indonesia wilayah NTT,Nur Khalik Majid kepada Wartawan di Mapolres Ende Jumad 6/4 mengatakan […]

  • Kecelakaan Maut Di Ende, Theresia Meninggal Di TKP

    Kecelakaan Maut Di Ende, Theresia Meninggal Di TKP

    • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

     Ket Foto Istimewa Ende suaranusabunga.com – Theresia Yosefa Sika (25 tahun) Seorang Gadis asal Nuamulu Kecamatan Wolojita Kabupaten Ende harus mengakhiri Hidupnya dibawah Kolong Mobil akibat Kecelakaan Maut yang terjadi Jumad 29/7/2022 di Desa Raterua, Kecamatan Ende Utara sekitar Pukul 10.30 WITA. Kasat Lantas Polres Ende IPDA Komang Astina dalam rilis yang diterima media ini […]

  • Berkas Perkara Dugaan Korupsi SMKN 1 Dinyatakan Lengkap Oleh JPU , Penyidik Segera Limpahkan Tersangka Dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

    Berkas Perkara Dugaan Korupsi SMKN 1 Dinyatakan Lengkap Oleh JPU , Penyidik Segera Limpahkan Tersangka Dan Barang Bukti Ke Kejaksaan

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Ende suaranusabunga.com- Penyidik Satuan Reserse Dan Kriminal (Reskrim) Polres Ende Dibawah Pimpinan Kapolres Ende AKBP Andre Librian Sik dan Kasat Reskrim Iptu Yance Kediaman SH kembali menorehkan Prestasi dalam memberantas Korupsi di Kabupaten Ende. Kasat Reskrim Polres Ende IPTU Yance Kediaman SH dalam Rilis yang di terima media ini menjelaskan sebelum Penanganan Kasus Dugaan Korupsi […]

  • Kapolsek Wewaria Ajak Warga Sukseskan Pemilu 2019

    Kapolsek Wewaria Ajak Warga Sukseskan Pemilu 2019

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2019
    • account_circle admin
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Wewaria snb.com- Bertempat di Lapangan Apel Mapolsek Wewaria rabu 27/3 dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Pemilihan Umum Tahun 2019 Tingkat Polsek Wewaria. Menko Polhikan dalam sambutan yang di bacakan Kapolsek Wewaria Iptu Arsyad Antonius  mengatakan Pemilu serentak tahun 2019, merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan secara serentak yakni Lima jenis […]

  • Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia,  BKKBN Provinsi NTT Beri pelayanan KB Serentak di semua Faskes

    Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, BKKBN Provinsi NTT Beri pelayanan KB Serentak di semua Faskes

    • calendar_month Selasa, 26 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Ende suaranusabunga.com- Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia Tingkat Provinsi NTT Di laksanakan di Kabupaten Ende dimana Perwakilan BKKBN Provinsi NTT bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Ende menggelar Pelayanan Pemasangan Alat Kontrasepsi Gratis bagi Masyarakat di semua Fasilitas Kesehatan baik Swasta maupun Pemerintah. Kepada media ini Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT dr.Elsa […]

  • Tumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air, Polres Ende  Dan Forkopimda  Kibarkan Bendera Merah Putih di Bukit Kezimara

    Tumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air, Polres Ende  Dan Forkopimda  Kibarkan Bendera Merah Putih di Bukit Kezimara

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Ende  suaranusabunga.com – Kepolisian Resor (Polres) Ende bersama Forkopimda mengabarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Kezimara Sabtu 16/8/2025. Kegiatan pengibaran Bendera tersebut merupakan rangkaian Kegiatan yang di Selenggarakan Polres Ende dalam Rangka HUT RI Ke 80. Kegiatan  yang diawali dengan apel persiapan di halaman Polres Ende sekitar pukul 07.00 WITA yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ende […]

expand_less