Tolak Kriminalisasi Aktifis ANTRA di Rote, Para Aktifis dan Simpatisan Anti Korupsi akan Lakukan Aksi Seribu Lilin di Seluruh NTT

Kupang Snb.com- Dampak dari penangkapan Aktifis ANTRA RI di Kabupaten Rote yang sebentar lagi memasuki masa persidangan di Pengadilan Negeri Rote maka para Aktifis dan Simpatisan di semua Kabupaten di NTT akan menggelar malam seribu lilin.
Koordinator Aksi Seribu lilin Endang Sidin kepada wartawan mengatakan mulai Jumad 8/2 pihaknya berkoordinasi dengan semua Aktfis Anti Korupsi di seluruh Indonesia akan melakukan aksi Malam Seribu Lilin sebagai Bentuk Penolakan Kriminalisasi Aktifis ANTRA di Kabupaten Rote.
Lanjut Endang Sidin saat ini Aktivis ANTRA RI Yunus Panie dan kawan-kawan di tahan Kejaksaan Negeri Rote dan siap disidangkan.
Aksi seribu lilin di semua Kabupaten tersebut di lakukan sebagai bentuk Protes dan menuntut agar Pengadilan Negeri Rote membebaskan Yunus Panie dari Jeratan Hukum apapun.
“Hari ini malam seribu lilin di mulai dari selatan yaitu Rote dan selanjutnya semua Kabupaten di NTT juga akan melakukan hal yang sama kata Endang Sidin.
Untuk di ketahui penahanan dan Penangkapan Aktivis ANTRA RI tersebut di lakukan karena mereka melakukan Aksi penuntasan Kasus Korupsi di Kabupaten Rote dan ini merupakan pelecehan terhadap para pejuang Anti Korupsi di seluruh Indonesia karena mestinya di dukung agar tindakan Korupsi yang semakin menggurita di NTT dan di Rote Kususnya bisa di bongkar justru yang terjadi di Kriminalisasi.
Pihaknya juga mengecam tindakan aparat Hukum yang di nilai tidak prosedural dalam mengamankan Aksi pada bulan Agusutus 2018 di Rote tegas Endang.
Dirinya berharap agar semua penggiat Anti Korupsi di Indonesia khususnya di NTT untuk bergandengan tangan menggelorakan Penolakan semua Bentuk Kriminasilasi terhadap semua Aktivis Anti Korupsi karena jika di dibiarkan maka Korupsi akan semakin merajalela.(dewo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *