Bawaslu Kabupaten Ende Kabulkan Permohonan Ketua DPD Partai Berkarya  Yani Kota Terkait Sengketa DCS

Ende snb.com- Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Ende yang menyelesaikan Sengketa Pemilihan Umum antara Pemohon Ketua DPD Partai Berkarya Yohanes Marinus Kota dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait  Keputusam No 56/PL.01.4-HK.01.1-kpt/5308/KPU-Kab/VIII/2018  tentang  Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota DPRD Kabupaten Ende senin 3/9 memutuskan mengabulkan Permohonan Pemohon untuk seluruhnya.
Putusan Sengketa Pilkada No 01/PS.PUT/Bawaslu-Kab/19.04/VIII/2018 di Bacakan secara bergilir oleh Komisioner BAWASLU Kabupaten Ende antara lain   Ketua Dr.Natsir B Koten MPD,Basilius Wena SH, dan Maria Uria Ie S.Akun.
Sesuai dengan UU No 7 tahun 2017 pasal 102 ayat 3 Bawaslu mempunyai Kewenangan Menerima,Memverivikasi,Mediasi,  dan proses Ajudikasi sengketa  Pemilihan Umum di Kabupaten Ende apabila mediasi belum menyelesaikan sengketa dan kemudian Memutuskan.
Berkaitan dengan Sengketa Pemilu Di coretnya salah seorang Caleg dari Partai Berkarya atas nama Yohanes Marianus Kota BAWASLU berkesimpulan bahwa Pembatasan Hak hanya dapat di lakukan melalui UU maupun Putusan Pengadilan yang memberikan Pidana Tambahan berupa Hak memilih dan dipilih sehingga Penolakan oleh KPU terhadap Mantan Narapida untuk mendaftarkan Diri sebagai Bakal Calon Anggota DPRD tidak sesuai dengan UU yang berlaku bahwa sejatinya mantan Narapida boleh mencalonkan diri sebagi Caleg sepanjang yang bersangkutan mengumumkan secara Terbuka dan jujur bahwa dirinya pernah mendapat Hukuman Pidana apapun jenis Pidananya dan tidak mendapatkan Hukuman Tambahan  berupa pencabutan Hak memilih dan Dipilih dari Pengadilan.
Dengan di kabulkannya Permohonan Pemohon maka BAWASLU menyatakan membatalkan Keputusan KPU no 56/pl.01.4-HK.04.1-kpt/5308/kpu-Kab/VIII/2018 dan memerintahkan KPU Kabupaten Ende untuk melaksanakn Keputusan serta  mengeluarkan Putusan Penetapan DCS yang memuat nama Yohanes Marianus Kota.
Hadir pada sidang Putusan sengketa pemilihan Umum tersebut 2 orang Komisioner KPU dan Pemohon dari Partai Berkarya.(Dedi wolo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *