Kasus Dugaan Money Politik di Ndito,Tidak Dapat di Tingkatkan ke Penyidikan

Ende Suaranusabunga.com- Presrilis hasil kajian terkait penanganan Kasus Dugaan Money Politik yang di lakukan Oleh Paket MJ dengan Pelapor Yohanes Woda Moa sudah di lakukan Sentra Gakkumdu (Gabungan Penegakan Hukum Terpadu) selasa 19/6.
Esterlina Saga Joka  Ketua Panitia Pengawas Pemilu ( Panwaslu) Kabupaten Ende yang membacakan hasil kajian Gakkumdu bahwa setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melihat bukti yang ada maka Gakkumdu berkesimpulan bahwa kasus Dugaan Money Politik tidak dapat di tingkatkan ke Penyidikan.
Lanjut Saga Joka  bahwa kesimpulan tersebut di buat setelah melakukan klarifikasi terhadap 7 orang saksi dari 11 orang saksi yang di sampaikan karena terlapor Ir.Marselinus Y W Petu, Tomas Dage dan Herman Rumah tidak memenuhi undangan Panwaslu sebanyak 3 kali.
Ada dua laporan yang di laporkan oleh Yohanes Woda Moa yaitu dugaan Kampanye di luar jadwal dan Dugaan Money Politik tetapi keduanya tidak memenuhi unsur yang mana berkaitan dengan Laporan Kampanye di luar Jadwal, Pada hari tersebut Paket MJ melakukan Kampanye di Zona 4 sehingga laporan tersebut gugur.
Berkaitan dengan Dugaan Money Politik kata Ester tidak memenuhi Unsur Pidana dengan Alasan 1.Keterangan saksi-saksi tidak berkesuaian, 2.Bahwa surat pernyataan benar menerima uang yang di buat oleh Tomas Tage ternyata tidak di tanda tangani oleh yang bersangkutan dan 3.Dalam Video yang di serahkan sebagai barang bukti tidak ada kalimat ajakan dari terlapor untuk memilih dia pada tanggal 27 Juni nanti.
Penegasan berkaitan dengan surat Peryataan Penerimaan uang juga di sampaikan  Kasi Intel Kejari Ende Abdon Toh yang juga anggota Gakkumdu menekankan bahwa surat dalam surat pernyataan tersebut tidak di tanda tangani oleh orang yang membuat surat sehingga tidak memenuhi unsur.
Barang bukti berupa uang 5 juta akan di kembalikan kepada pemberi uang dalam hal ini terlapor.
Hadir dalam acara Presrilis tersebut Anggota Gakkumdu yang terdiri dari 2 orang anggota Panwaslu, 2 orang dari kejaksaan dan 2 orang dari Kepolisian serta di jaga ketat oleh anggota Polres Ende (dedi wolo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *