Di Duga Lakukan Money Politik , Timses WM Adukan Paket MJ ke PANWASLU

Ende Suaranusabunga.com – Di Duga lakukan Politik Uang dengan Memberikan uang kepada Mosalaki Ndito selasa 12/6 maka Kamis 14/6 Titos Tibo cs melaporkan Dugaan Politik Uang tersebut kepada Panwaslu Kabupaten Ende.

Kepada Anggota Panwaslu Kabupaten Ende Estherlina Saga Joka SE , MSI dan Basilius Wena,   Ketua Tim Advokasi Paket WM Titus Tibo menuturkan pihaknya membawa sejumlah Bukti berupa surat Peryataan bahwa Benar Menerima Uang dari Ir.Marselinus Y.W Petu dari Mosalaki Ndito serta Rekaman Video pembicaraan saat menyerahkan Uang.

Lanjut Titus Tibo setelah melakukan Kajian di internal Tim Sukses WM dan di sandingkan dengan bukti Rekaman yang insinya bahwa Paket MJ  datang melakukan Seremonial Adat yang dalam Bahasa Ende Lio “Wuru Mana” artinya mereka memberi dan juga mengharapkan Imbalan sehingga mereka mengajak   tanggal 27/6 semua Masyarakat Ndito untuk  memilih Paket MJ,  hal itulah yang menurut Paket WM adalah Pelanggaran Pilkada.

Dua kasus yang di Laporkan adalah Kasus Dugaan Money Politik dan Kampanye di luar Jadwal.

Hari ini Saksi (Mosalaki) akan menyerahkan Barang Bukti berupa Uang 5 Juta ke Panwaslu kata Titus.

Komisioner PANWASLU Kabupaten Ende Basilius Wena kepada Wartawan usai menerima Laporan dari Tim Advokasi Paket WM mengatakan Pihaknya sudah menerima Laporan dan selanjutnya bersama GAKUMDU akan melakukan Kajian.

Pelapor adalah Yohanes Woda Moa di dampingi Ketua Tim Advokasi Paket WM Titus Tibo melaporkan Ir.Marselinus Y W Petu Calon Bupati no urut 2 dan Tim.

Lanjut Wena ada dua kasus yang di laporkan yaitu Kampanye di luar Jadwal dan Dugaan Money Politik.

Selanjutnya PANWASLU akan memangggil para Pihak baik pelapor maupun terlapor untuk di lakukan Klarifikasi karena waktu penanganan hamya 5 Hari maka akan di lakukan lebih cepat.

Untuk Laporan terkait Kampanye di Luar Jadwal kata Wena Setelah di lakukan Kajian bahwa Ndito masuk dalam Zona Kampanye Paket MJ sedangkan Dugaan Money Politik masih perlu ada Kajian yang mendalam. ( dedi wolo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *